26 September 2008

Akhirnya Berkumpul Juga...

Waktu yang kunanti tiba juga, Lebaran. Bukan hanya karena Lebaran, tetapi saat itulah kami berlima bisa berkumpul kembali di "rumah tua", rumah tempat kami bersama sejak mengenal dunia. Entah berapa kali lebaran kami tidak pernah lengkap. Kini Kami akan kembali ke hangatnya sarang. Mas Bam tentu meninggalkan tanah yang terpencil. Dan Dik Agus mendapatkan cuti dari Bumi Panorama SECAPA Bandung. Mbak Dara dan si Bontot memang telah menjadi penghuni rumah tua, tak perlu dinanti, mereka berdua selalu siaga satu.
Semua yang menjalani hidup bersama aliran sungai kehidupan kini menyatu di titik muara. Perahu-perahu hayati sedang bersandar di pelabuhan teduh. Damai bersama kicauan burung Tit Tituit yang selalu menjerit-jerit "Tiiiiiit...Tituiiiit...." di belakang rumah kami. Mengingatkan sebuah komitmen untuk menjadi saudara yang solit, seperti pesan almarhum Bang Drago, kakakku yang telah pergi...






1 komentar:

  1. wah tetap solit yah.....semangatnya beda loh ibu jendral neeh

    BalasHapus