Tampilkan postingan dengan label Puisi: Untuk Anakku Seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi: Untuk Anakku Seorang. Tampilkan semua postingan

23 Juli 2009

Untuk Anakku Seorang

(Kutulis puisi untuk anakku, gadis 12 tahun yang beranjak remaja. Kepadanya selalu kupanggil: Anakku, Sayangku, Cintaku seorang)

 

Suatu saat kau pasti mengerti

dan bisa menafsirkan makna lambang

serta simbol-simbol

yang selalu kau tanyakan

 

Suatu saat kau pasti mengerti

dan bisa menata serpihan yang tercecer

menjadi objek penuh estetika

seperti imajinasi unik

yang kau tuang dalam kertas gambarmu

 

Suatu saat kau pasti mengerti

dan bisa menikmati pahit manisnya kehidupan

laksana tangis dan tawamu dahulu

yang pernah sangat kurindukan

 

Suatu saat kau pasti mengerti

dan bisa menjawab pertanyaanmu sendiri

yang selalu tak pernah kupeduli

 

Suatu saat kau pasti mengerti

dan bisa menebarkan warna pelangi

yang sejak dahulu berpendar-pendar di hatimu

 

Suatu saat nanti...

(Semoga saat itu ada, menunggumu, walau tak lagi bersamaku,

Anakku, Sayangku, Cintaku seorang...)



Malang, 23 Juli 2009