28 Agustus 2011

Hidangan Lebaran: Cake Loreng Gurun

Resep by: Lilis Indrawati

Bahan :
* 300 gram margarin
* 250 gram gula pasir
* 1 sdm rum bater
* 10 butir telur, pisahkan kuning dan putihnya
* 100 gram susu putih kental manis
* 300 gram tepung terigu1 sdt fanili bubuk
* 1 sdt baking powder
* 6 sdm cokelat meyses

Adonan cokelat :
* ¼ adonan + 2 sdm cokelat bubuk
* ¼ adonan + 1 sdm cokelat bubuk



Cara membuat:

1. Panaskan oven dengan temperature 180 derajat Celcius
2. Siapkan loyang persegi ukuran 20 X 20 X 7 cm, olesi dengan margarin dan taburi
tepung terigu, sisihkan.
3. Margarin dan gula pasir dimixer hingga pucat dan lembut
4. Masukkan rum butter, susu, vanili bubuk, dan kuning telur secara bertahap
sambil dimixer hingga rata.



5. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, tambahkan baking powder dan aduk
sampai rata
6. Putih telur dikocok sampai kaku, masukkan ke dalam adonan dan aduk .


7. Adonan cokelat :

* I 1/4 adonan ditambah 1 sdm cokelat bubuk , aduk rata
* II 1/4 adonan ditambah 2 sdm cokelat bubuk , aduk rata

8.Tuangkan 1/4 adonan putih ke loyang, masukkan 3 sdm meyses, tuangkan adonan
cokelat pertama, dan aduk pola marmer searah jarum jam.

9. Tuangkan 1/4 adonan putih ke loyang, masikkan 3 sdm meyses, tuangkan adonan
cokelat kedua, dan aduk pola marmer berbalik arah dengan jarum jam.


10. Panggang selama 45 menit hingga matang, angkat dan siap dihidangkan di hari
lebaran.

24 Agustus 2011

Di Sini Aku Berkhayal tentang Laut


Lihatlah gambar. Aku memotretnya saat berbaring di gazebo belakang rumah. Setiap kali di sini dan memandang ke sisi terbuka dinding itu, aku berkhayal tentang laut. Angin mendesau bergemuruh, daun-daun bergesekan, pelepah kelapa beradu, hawa dingin menyeruak, aku berkhayal tentang ombak yang menggulung lirih dan hilang di pantai. Burung-burung dali bercuit-cuit terbang melintang berputar-putar, aku pun berkhayal tentang kapal-kapal bermunculan dari batas cakrawala, adakah penumpang yang turun?

Saat kukatakan kepada anakku tentang khayalan itu, dia tertawa dan berkata: "Khayalan yang aneh dan GeJe (baca: Gak Jelas)".

Suatu ketika anakku berteriak-teriak memanggilku: "Mami... Mami...!" Aku berlari ke belakang dan menemuinya di tangga gazebo. Sambil tertawa dia berkata: "Kapalnya datang, adakah penumpang yang ditunggu? Hahaha...." Aku dan anakku tertawa. Anakku menertawakan keanehanku tetapi aku tertawa bahagia.

Hari ini aku menghabiskan waktuku di sini. Aku betah berada di antara dinding yang terbuka. Duduk di kursi bambu menikmati setiap detik perubahan yang terjadi pada senja hingga menuju kelamnya malam. Mendengarkan keheningan di antara suara air, membuatku tenang. Saat angin menderu dan dedaunan berderak-derak, aku berkhayal tentang laut serta kapal-kapal yang bermunculan dari tempat jauh, adakah penumpang yang turun?


(Bersambung...)

18 Agustus 2011

Pelipur Lara

Himpitan dalam dada
Terlalu sesak
Menekan
Mendesak
Lalu kukatakan kepadamu
“Aku ingin menangis tapi tak bisa”
Seketika kata-katamu mengguyur
Sejuk bagai gerimis di tengah kemarau
Dan air mataku tumpah
Di atas sajadah
:Biarkan aku menangis...

17 Agustus 2011

Dirgahayu Indonesia

Selasa, 16 Agustus 2011 pukul 10.30 WIB, sehari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Setelah berurusan dengan "Mr. Bill" di kantor Telkom Kota Malang Jalan Ahmad Yani, saya dihadang gadis kecil berpakaian merah putih di pintu keluar. Ia menyodorkan selembar kertas putih berukuran W :11 cm / H: 21 cm dengan latar gambar bendera yang tercabik di ujungnya. Saya ulurkan tangan menerima kertas itu dengan senyum sambil bertanya, “Kelas berapa Dek?” Agak tersipu dia menjawab, “Kelas enam.” Ya, gadis kecil kelas enam Sekolah Dasar (yang masih malu-malu) itu, memberi saya bahan renungan tentang kemerdekaan. Tulisan bergenre puisi tersebut (entah karya siapa), berjudul “Untuk DIrenungkan…!!!” Isinya berupa ironi kemerdekaan. Tentang 66 tahun Indonesia merdeka, tentang penderitaan rakyat, tentang kesewenang-wenangan penguasa, dan kebobrokan birokrasinya. Lengkapnya seperti ini:

Untuk Direnungkan

Salam Merdeka…!!!
Ya… sudah 66 tahun kata merdeka itu menyeruak di sanubari bangsa ini
Sudah 66 tahun bangsa ini merdeka dari penjajah bangsa lain
Berarti, sudah 66 tahun bangsa ini menentukan nasibnya sendiri
Kiranya 66 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk berbenah… iya kan?
Tapi, kita masih banyak melihat warga yang tidak berdaya
Tapi, kita masih sering menyaksikan warga yang tertindas oleh hukum
Tapi, kita masih selalu disibukkan oleh kriminalitas
Tapi, kita masih akrab dengan berita bentrok dan pertikaian
Tapi, kita senantiasa disuguhi berita manipulasi dan korupsi para pejabat
Merdeka…???
Mungkinkah ini kemerdekaan yang diharapkan oleh Founding Father Negeri ini?
Bukankah kemerdekaan ini bertujuan mensejahterakan dan memakmurkan rakyatnya???
Ternyata, sebagian rakyat masih belum merdeka
Padahal bumi di negeri ini sangat kaya bagaikan zamrud katulistiwa
Wahai pemimpin negeri ini…
Lihatlah kami sebagai warga yang kau pimpin dan kau didik
Ajari kami dengan santun dan bijak
Bukan dengan kebohongan dan keserakahan
Niscaya manipulasi dan korupsi akan sirna
Dan… di sanalah mungkin kita dapatkan kemerdekaan yang sejati
Salam merdeka…!!!

Sayang ,saya tidak sempat berdialog dengan gadis kecil itu. Seandainya bisa, saya ingin bisikkan kepadanya (walaupun sebenarnya dia sendiri belum tentu mengerti arti kemerdekaan): “Dek, bangsa dan negara kita memang sedang sakit, tetapi bagaimana pun kondisinya, jangan pungkiri bahwa Indonesia telah merdeka. Para Pahlawan telah berjuang dan mengorbankan segalanya untuk martabat dan harga diri bangsa bernama kemerdekakan. Founding Father telah memberikan yang terbaik untuk negeri ini. Jangan kau tanya lagi arti merdeka, bertanyalah kepada diri sendiri, dengan apa kita isi kemerdekaan ini. Tentang Kaya-miskin dan baik-buruk, itu adalah kisah hidup sepanjang masa. Keberadaannya bagaikan sekeping mata uang yang saling berdekatan sisi-sisinya, tak akan terpisahkan. Dan selalu ada sebagai pelangi dalam kehidupan. Seperti tarikan napas kita yang tak pernah sama, demikianlah dunia. Kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan, korupsi, dll adalah persoalan bangsa yang kompleks, yang tak seorang pemimpin pun sanggup mengatasinya dengan mudah. Bila saat ini Ibu Pertiwi sangat terluka, percayalah bahwa putra-putri terbaiknya tanpa henti mengusahakan kesembuhannya. Mari berikan doa tulus kita, karena Tuhanlah muara segala harap. Maaf Dek, kata-kata ini terlalu berat untukmu, seberat amanat yang dibebankan kepadamu. Terima kasih atas bahan renungan yang kau berikan. Terima kasih juga karena kau telah menjadi inspirasi saya."

"Dirgahayu Indonesia...!!!
Semoga engkau tetap eksis walaupun cinta bangsamu telah terkikis"


07 Agustus 2011

Puisi

Kau, Bulan, dan Gazebo

Kekasih...
saat kita bercinta pada malam temaram di beranda gazebo
bulan sempurna tersipu mengintai di langit dalam pesta cahaya
lalu pandang matamu menghunjam laksana Pasupati yang melesat
menancap di tubuh Dewabrata dan tersungkur di padang Kurusetra
:yang didamba telah tiba
disambutnya kekasih sejati pada ajalnya
karena Dewi Amba telah menyatu dalam tikaman panah tepi Gangga


Demi api yang menyala
kurengkuh tubuhmu dalam nyanyian napasku
seirama gemericik air sungai
yang mengalir ke ujung muara
gerimis rahasiakan desahku
berpacu dalam harmoni detak jantungmu
:bulan di langit
dendangkan tembang asmaradana


Malam telah jauh
jarum jam menyulam sepi
bulan berselimut awan
kelam langit pun sehitam jelaga
angin berdesir
selembar daun kering jatuh
tergolek di pembaringan
:kau dan aku bersenyawa dalam jiwa

Kau…
memancar redup di cakrawala kalbu
hingga aku terbelenggu merindumu
menapaki titian kasih di relung yang jauh
tiada ujung batas untuk berlabuh
laksana kuntum bunga mekar
pada pohon patah tangkai
tak mengaduh ia jatuh lalu kau rengkuh

Bulan…
setiap kali datang di belantara malam
aku memandangnya pilu
karena ia kabarkan tentang dirimu
yang mengisi hari-hariku menerobos batas ruang dan waktu
:Kekasih, aku masih di sini
tak penat menanti sampai malam pun pergi
menyublim dalam mimpi abadi

Gazebo…
inilah rendezvous terindah bagiku
penuh daya magis bagai pusaran palung kehidupan
yang mampu menarik anganku tuk kembali ke masa itu
masa indah bersamamu mengecap manisnya madu
dan kepadamu aku berbisik
:Kau, bulan, dan gazebo
adalah lukisan indah dalam hidupku

02 Agustus 2011

CARA MELIHAT SPESIFIKASI LAPTOP

Setelah makan sahur saya ditelepon seseorang nun jauh di sana, yang menanyakan bagaimana cara melihat spesifikasi laptop. Dia akan membeli laptop tetapi tidak tahu cara melihat spesifikasinya. Pertanyaan dan jawabannya sangat sederhana, tetapi tidak semua orang mengetahuinya. Biasanya calon pembeli menganggap sepele hal tersebut, bahkan mereka beranggapan spesifikasi Laptop yang dibeli pasti sama dengan yang ada di brosur, padahal banyak spesifikasi Laptop yang tidak sama dengan yang tertulis di brosur. Itulah yang memotifasi saya berbagi informasi ini semoga masih ada orang yang memanfaatkan postingan sederhana ini.

Kita dapat mengetahui spesifikasi hardware PC/laptop dengan berbagai cara. Windows telah menyediakan fasilitas untuk melihat spesifikasi PC/laptop. Dengan menggunakan system properties, direcx diagnostic tools, atau menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti cpu-z, dll. Berbagai cara bisa ditempuh untuk melihat spesifikasi PC/laptop, tetapi saya hanya menyampaikan dua hal yang biasa saya lakukan dengan menggunakan fasilitas yang telah tersedia:

Cara Pertama:

1. Klik Start, atau tekan logo windows + E, atau klik kanan tombol start lalu klik explore.
2. Klik kanan my Computer dan pilih properties, akan muncul tampilan ini:
(Ssstttt....!!! Ini spesifikasi laptop saya yang relatif sudah out of date)



Anda bisa melihat System properties yang menampilkan informasi tentang OS,Processor yang digunakan,dan berapa besar memory RAM.


Cara Kedua:

1. Klik tombol Start, lalu klik menu "run":



2. Atau dengan langkah alternatif: tekan logo windows + R akan muncul Jendela Run:



2. Di jendela Run (Open) ketik: dxdiag, seperti ini:




3. Klik Ok, maka akan muncul jendela DirectX Diagnostic Tool:



Nah.. dibandingkan dengan cara yang pertama Anda bisa melihat spesifikasi yang lebih lengkap di sini. Mulai dari OS ( Operation System ), Sound, Processor, Graphics Card, dsb. Jenis dan kapasitas VGA(Video Card) bisa dilihat di menu tab display. Semoga bermanfaat....
:)