Kau cantik bak seroja
Bersahaja
Indah budi bahasa
Anggun berwibawa
Tak mengumbar kata
Apalagi gelak tawa
Senyumu tetap indah
Walau hati gelisah
Parasmu semringah
Meski hidupmu
Bagai retak menanti belah
Aduhai
Mengakar nian sanubari Puan
Menghunjam dalam sampai ke dasar
Bersemi dari trah yang diluhurkan
Kaulah itu
Panutan berguru
Wanita ayu
Seroja merah jambu