04 November 2009

Berikut ini sajak Adhei M. Massardi yang mungkin bisa menjadi bahan perenungan kita: walaupun pahit....


Negeri Para Bedebah


Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor menjatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau menjadi kuli di negeri orang
Yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedangkan rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila melihat negeri dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi, dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan.

7 komentar:

  1. assalamualaikum.kita sebagai umat cuma bilang pasrah dan pasrah apa kata yg diatas.

    BalasHapus
  2. kayaknya saya masih berada di pihak Iman perjuangan yang paling lemah mbak...
    Karena hanya mendiamkan saja.

    BalasHapus
  3. cuma sareat islam yg bisa menghancurkan bedebah bedebah dimuka bumi ini mom.

    BalasHapus
  4. Salam.Para bedebah itu makin hari makin bermaharaja lela. Umat arab pula mabuk dalam kesenangan membiarkan para bedebah ini membuat kejahatan.

    BalasHapus
  5. Ngeri... bayangin negeri para bedebah, brarti seluruh warga negaranya bedebah

    BalasHapus
  6. beratnya revolusi, dan akhirnya berubah menjadi evolusi....

    BalasHapus
  7. semangaaaaaat, semua usaha dan kesunguhan akan selalu membawa hasil yang memuaskan

    BalasHapus