01 April 2022

BUKU ANTOLOGI PUISI: MOSAIK SENJA, SILUET RINDU

Buku Antologi Puisi Mosaik Senja, Siluet Rindu ini berisi kumpulan puisi pilihan yang mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada Allah swt, lukisan keindahan, kecintaan kepada senja, kerinduan, pengalaman, persahabatan, fenomena, kisah, pandangan, religi, dan beraneka pengalaman batin dalam kehidupan sehari-hari.

Rindu itu universal. Bisa untuk apa saja atau kepada siapa saja. Begitu pun dalam Antologi Puisi Mosaik Senja, Siluet Rindu ini, rindunya pun universal. Keingininan, harapan, dan dambaan yang berasal dari dasar rasa bernama sanubari. Itulah rindu, abstrak namun selalu hadir dalam kehidupan manusia. 

Dibandingkan dengan unsur instrinsik lainnya, ungkapan tentang rindu dan senjalah yang paling berkesan bagi saya. Rindu dan senja merupakan kumpulan diksi yang lebih dominan dan menjadi benang merah sebagai pengikat antarpuisi. Itulah mengapa Mosaik Senja, Siluet Rindu ini saya sematkan menjadi tajuk Antologi Puisi ini.

Buku ini bisa didapatkan di GRAMEDIA, terdiri atas 60 puisi, termasuk trilogi stanza: Kau, Bulan, dan Gazebo. Berikut daftar isi Antologi Puisi saya:

1.     SILUET RINDU

2.      EPOS

3.      TASIK YANG TENANG 

4.      SOLID

5.      UNTUK ANAKKU SEORANG

6.      JAGOAN KECIL, DI MANA KAU?

7.      SELAMAT JALAN

8.      LELAKI KECIL KEHILANGAN BAPA

9.      JADIKAN SETIAP PERTEMUAN HANYA MAKNA

10.   WAKTU TERUS BERLALU

11.   PELIPUR LARA

12.   AKU TERPENJARA

13.   BOCAH DI BALIK PINTU

14.   TABIR

15.    DI SINI AKU BERKHAYAL TENTANG LAUT

16.    DIALOG DENGAN-MU 

17.    KABAR DARI DESA

18.    TRILOGI STANZA: KAU

19.    TRILOGI STANZA: BULAN

20.   TRILOGI STANZA: GAZEBO

21.    KEPADA SENJA AKU MERINDUKAN JINGGANYA

22.    SEROJA MERAH JAMBU

23.    MENIK

24.    LOKOMOTIF WAKTU

25.    KUMBOLO

26.    BESERTA KESULITAN ADA KEMUDAHAN

27.    KENANGAN

28.    SALAM ALAIKA YA NABI

29.    SENJA DI KOTA JEDDAH

30.   CERITA KITA

31.    KAKEK PEJUANG

32.    DARI FANA KE BAKA

33.    SENJA DALAM TERZINA

34.    BERSAMA BERTAHUN-TAHUN

35.    JANGAN PERGI

36.    MENGENANGMU 1

37.    MENGENANGMU 2

38.    MENGENANGMU 3

39.    DI SANA KUSANDARKAN GELISAH

40.    BULAN PURNAMA DI ATAS BELANTARA

41.    RINDU

42.    JATUH

43.    PIMPO

44.    AKU DAN DIRIMU

45.    MASIH ADA KUNANG-KUNANG DI SINI

46.    FLASHBACK

47.    AMBYAR

48.    ALLAH BEGITU BAIK

49.    COVID MENGGILA

50.   SENJA TANPA JINGGA

51.    GERIMIS

52.    KETULUSAN

53.    DALAM PUSARAN JERAM

54.    GLOXINIA

55.    SURAT UNTUK DORA

56.    SANG LEGENDA

57.    JENTERA

58.    HUJAN KEPAGIAN

59.    PRAHARA

60.  DALAM POTRET TUA

         Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Demikianlah peribahasa yang mampu menggambarkan harapan saya atas buku ini. Yang pertama, saya berharap Antologi Puisi Mosaik Senja, Siluet Rindu dapat menjadi motivasi diri untuk lebih bersemangat lagi dalam menemukan dan mengumpulkan lari-larik yang masih tersesat dalam imajinasi. Kedua, semoga Antologi puisi Mosaik Senja, Siluet Rindu dapat menambah perbendaharaan sastra puisi dalam khazanah Kesusastraan Indonesia. Dan ketiga, semoga Antologi Puisi Mosaik Senja, Siluet Rindu mampu menjadi referensi bagi para pembaca puisi di mana pun berada. 

***

Romantisme Rindu dalam Puisi "Menyapa Pagi" Karya Suwandy Wandy*

* Suwandy Wandy adalah penulis buku Kumpulan Puisi "Melaut Rinduku". 

        Menyapa Pagi merupakan salah satu puisi yang termuat dalam buku Kumpulan Puisi Melaut Rinduku. Ini puisi rindu nan romantis. Diksi yang tepat dan unik bisa merepresentasikan rasa rindu yang belum sampai pada temu. 

        Larik pertama dalam puisi ini dimulai dengan kata “lantas”, menunjukkan bahwa sebenarnya telah ada peristiwa sebelumnya yang sengaja dilesapkan, yaitu peristiwa yang pernah terjadi, saat ia (akulirik) datang menemui seseorang.  Hadirnya telah beberapa kali berulang dengan harapan yang sama, bertemu untuk mengantarkan rasa rindunya. Dan kali ini ia datang kembali penuh harap, membawa segala rasa hatinya.

/Lantas, aku pun datang kembali  kepadamu/
/Dengan segala cita dan rindu/

         Kepada cercah hujan semalam, ia sampaikan pesan rindu.  Melalui kata “cita”, aku lirik menyatakan perasaan hati, harapan, dan cintanya kepada seseorang tersebut.

/Sebab, lewat cercah hujan semalam/
/Telah kukabar asaku hari ini/

        Tanpa pernah didera rasa bosan, akulirik tetap setia menyapa dan menanyakan tentang rasa rindu itu.

/Dan, tanpa ada dera bosan/
/Kusapa lagi kau di cerah pagi/

        Kepada seorang yang dirindukannya itu, akulirik berharap rindunya pun bersambut, disimpan dalam hati agar tidak ambyar berserak.

/Apakah rinduku sudah disimpan?/
/Hati-hati, jangan di-retak/
/Apalagi pecah berserak/
/Sebab, puluhan tanggal aku membikin, khusus buatmu:/

Sejatinya, telah lama akulirik menyimpan rindunya, rindu kepada seseorang. So sweet

 

Berikut teks puisi Menyapa Pagi:

 

Menyapa Pagi

Lantas, aku pun datang kembali  kepadamu

Dengan segala cita dan rindu

Sebab, lewat cercah hujan semalam

Telah kukabar asaku hari ini

Dan, tanpa ada dera bosan.

Kusapa lagi kau di cerah pagi

Apakah rinduku sudah disimpan?

Hati-hati, jangan di-retak

Apalagi pecah berserak

Sebab, puluhan tanggal aku membikin, khusus buatmu:

 

"Selamat Pagi, Kawan"




26 Maret 2022

MEMBUAT ES CINCAU HIJAU

        Banyak orang pernah menikmati aneka olahan cincau, misalnya es cincau, dawet cincau, sirup cincau, jelly cincau, dll. Namun, tidak semua orang yang pernah menikmati olahan cincau tersebut mengetahui pohon/daun cincau. 

Ranting dan Daun Cincau Hijau Perdu

         Secara umum cincau ada dua macam, yaitu cincau hijau dan cincau hitam. Secara leksikal, cincau dimaknai dalam KBBI sebagi berikut:

cin.cau
bentuk tidak baku: cingcau

 Tesaurus

  1. tumbuhan yang daunnya dapat diperas menjadi kental untuk isi minuman; camcauCyclea barbata
  2. minuman dingin yang di antara isinya ada semacam agar-agar dibuat dari daun cincau

          Cincau hijau pun bermacam-macam, tetapi yang saya bahas kali ini adalah cincau hijau perdu yang ada di halaman rumah. Awalnya saya mendapat batang cincau perdu ini dari teman saya Bu Endah Trajuningsih yang membelinya secara online. Saya diberi dua batang, masing-masing panjang dan diameternya seukuran pensil. Kini batang cincau tersebut telah menjadi pohon perdu yang tumbuh sehat dan berdaun lebat. Cincau jenis ini berbatang keras, daunnya tebal, berwarna hijau, bentuk lonjong dengan ujung lancip/runcing. Pada batang tua tumbuh akar-akar gantung di ruasnya.

          Hari ini saya membuat minuman es cincau hijau gula merah dengan mengolah daun cincau perdu yang saya miliki.

A.  Cara Membuat Cincau

  1. Petik sekitar 20 lembar daun cincau, cuci bersih.

Daun cincau hijau perdu yang telah dicuci

  2. Rebus dua gelas air, setelah mendidih matikan api dan biarkan sampai air berkurang panasnya.

  3. Masukkan daun cincau, diamkan sampai air hangat-hangat kuku.

  4. Remas daun cincau sampai halus (pastikan tangan dalam keadaan bersih).

  5. Saring dalam wadah kemudian masukkan ke kulkas sampai air cincau menjadi padat. 

Air remasan daun cincau yang telah disaring

  6. Bila menginginkan tekstur yang lebih keras bisa dimasak dengan agar-agar tanpa warna.

Cincau yang telah padat

B.  Bahan lain

 1. Santan matang

 2. Sirup gula merah 

 3. Es batu


C.  Cara Menyajikan

        1. Potong-potong cincau (bisa juga disendok atau dicacah/cencang), masukkan secukupnya ke dalam gelas/cawan.

  2. Tuangkan secukupnya santan dan gula merah (koreksi rasa manisnya).

  3. Masukkan es batu sesuai dengan selera.

 

Es cincau hijau gula merah siap dinikmati
       

23 Januari 2022

Allah Begitu Baik

Terima kasih oh Allah
Engkau begitu baik
Saat aku bernavigasi
Kau kumpulkan bintang-bintang kecil menjadi satu
Sangat terang cahayanya
Menyorot kompas dan peta yang kubentangkan

Kau beri aku keyakinan
Tentang titik koordinat 
Tentang arah 
Tentang sebuah alamat
Tempat kami berkhidmat

Petunjuk-Mu sungguh nyata
Seolah lampang penumpu
Yang baru ditinggalkan daunnya
Gugur
Atas perintah-Mu
Sebagai jawaban doa-doa penghamba

Terima kasih oh Allah
Atas segala kebaikan-Mu
Atas semua kasih-Mu
Arahkan laku langkahku
Agar tak salah
Tuntun lisanku 
Agar tak lancung
 
Ini aku di jalan air
Berkayuh sambil ke hilir
Tertumbuk biduk di kelokan
Tertumbuk kata dipikiri
Alhamdulillah
Allah begitu baik.
***


(Terima kasih Ivan, "bintang-bintang kecil menjadi satu")

21 Januari 2022

SURAT UNTUK DORA

Dora

Melalui surat ini aku mencarimu

Tidak hanya karena aku menyayangimu

Tetapi juga karena janji

Kepada Ibumu aku pernah berjanji

 

Ya, Ibumu

Yang saat pertama kali melihatnya tanpa sengaja di suatu tempat

Aku terkesiap

Namun Ibumu tetap tenang

Tak terkejut sama sekali

Bergeming

Waktu itu ibumu berteduh dari sengatan matahari terik.

Mata kami bertatapan beberapa saat

Tak ada kata terucap

Lalu langkahku berjingkat

 

Ohya, tentang janji itu

Adalah janji untuk merawatmu

Juga kakak adikmu

Pati dan rezeki hanyalah kuasa Illahi

Ibumu dijemput maut saat menyusui adikmu

 

Dora

Kini kau entah di mana

Aku mencarimu

Semua mencarimu

Tetapi tak juga bertemu

 

Kuratapi malam sunyi

Kupanggil namamu dalam tangis

Membayangkan kau lapar dan dingin

Karena pergimu bukan kehendakmu

 

Dora

Melalui surat ini kuselipkan doa 

Semoga takdirmu bisa kembali  ke rumah

Jika belum kau temukan jalan pulang

Semoga Allah menolongmu melalui orang baik yang peduli kepadamu

Aku yakin, kau di sana tak kurang suatu apa  

Karena, Tiada satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya (QS. Hud:6).

 

(Untuk Dora, kucingku yang hilang)

26 Desember 2021

Memperbanyak Violces dengan Cara Setek Daun

Violces dewasa
    
            Violces atau african violet merupakan tanaman hias yang bunganya indah berwarna-warni. Ada violces yang berbunga putih, merah, biru, pink, ungu, dan warna lainnya. Daunnya getas berwarna hijau dengan permukaan kasar berbulu. Saya menyukai bunga violces karena bunga ini selalu mengingatkan saya kepada seorang teman. Saya memanggilnya Teh Anne. Dia juga menyukai bunga violces. Koleksinya banyak dan beraneka warna. Sedangkan saya hanya memiliki satu warna, yaitu pink. Dari satu tanaman ini, saya telah berhasil membiakkannya menjadi banyak dengan cara memisah tunas dan setek daun. Namun, perbanyakan melalui setek daun ini saya lakukan secara sederhana dan alami. Mari mencoba langkah-langkah berikut untuk membiakkan bunga violces melalui setek daun.   
Violces, sawah, dan Arjuno

            Siapkan pot kecil untuk satu setek. Atau gunakan media yang lebar dan dangkal untuk beberapa setek sekaligus. Akar violces bersifat superfisial, artinya akar violces terletak di dekat permukaan tanah sehingga tidak memerlukan media tanam yang dalam. Bisa juga menggunakan kotak plastik bekas makanan sekaligus sebagai upaya daur ulang barang bekas menjadi berguna. Isilah kotak tersebut dengan media tanam yang gembur, memiliki drainase yang baik, dan materi organik tinggi. Media tanam bisa menggunakan campuran pasir dan tanah humus/kompos dengan komposisi masing-masing lima puluh persen. Basahi media tersebut dengan air secukupnya. Media yang baik berperan mempercepat tumbuhnya akar dalam setek daun violces.

Setek daun violces

Pilihlah daun violces yang besar, sehat, dan berwarna hijau segar tidak meranggas. Potong daun tersebut dari pangkal tangkainya sekitar dua sentimeter. Buat lubang dengan menggunakan jari atau kayu di permukaan tanah pada media tanam yang telah disediakan.  Masukkan potongan daun dengan hati-hati. Timbun pangkalnya dengan sedikit tanah sambil ditekan pelan-pelan agar setek daun tetap tegak.

Setek violces tumbuh tiga daun

Selanjutnya, tutup setek dengan sungkup plastik transparan, jika menggunakan kotak plastik bekas makanan, pasangkan kembali tutupnya namun jangan terlalu rapat. Penyungkupan bertujuan untuk menjaga kelembapan setek. Letakkan setek di tempat teduh yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Setelah satu minggu, periksalah guna mengetahui proses pertumbuhannya. Bila diperlukan tambahlah air untuk menjaga kelembapan media tanamnya.

Setek violces tumbuh sehat

Setek daun ada yang tetap bertahan hijau dan segar tetapi ada  juga yang menguning/mengering. Jika dalam pengamatan terdapat setek daun yang mengering, jangan dibuang. Karena itu tidak menandakan setek mati. Setelah 4-5 minggu kemudian akan terlihat tunas muncul dari setek daun. Bukalah sungkupnya. Biarkan setek tumbuh di tempat persemaiannya. Jika sudah tumbuh dua atau tiga helai daun, setek bisa dipindah ke pot yang terpisah. Selanjutnya gunakan media tanah humus bercampur sekam dengan perbandingan seimbang.

Violces mulai berbunga

Violces membutuhkan media tanam yang lembap namun tidak banyak air. Penyiraman cukup dilakukan tiga kali dalam seminggu. Penyiraman violces yang baik hanya di media tanam, tidak mengenai daun dan bunganya. Jika penyiraman terlalu banyak air, violces akan membusuk. Violces memerlukan cahaya yang cukup namun tidak kuat bila terkena paparan sinar matahari langsung dan terus menerus. Jika terkena paparan sinar matahari langsung, violces akan gosong dan mati. Dalam ukuran waktu yang wajar, violces bisa berbunga setelah 4-5 bulan sejak masa tanamnya. Jangan lupa memberikan pupuk secara teratur. Saya biasanya menggunakan pupuk NPK setiap minggu.

***

03 Desember 2021

Senja Tanpa Jingga



                   Senja 
                          Tanpa 
                                   Jingga
                                          Walau 
                                                  Tak 
                                                        Jingga 
                                                                 Bukan 
                                                                          Tak 
                                                                              Senja
                                                                                      Senja 
                                                                                               Tak 
                                                                                                    Jingga
                                                                                                             Senja
                                                                                                                     Temaram
                                                                                                              Penuh 
                                                                                                    Makna
                                                                                            Penuh 
                                                                                   Berkah
                                                                       Bersamamu 
                                                                                          

01 November 2021

Kabut Selalu Indah

 Kabut di Depan Rumah

Di masa darurat iklim seperti saat ini, peningkatan suhu r
ata-rata di atmosfer dan permukaan bumi mengakibatkan hawa panas yang bisa dirasakan hampir setiap hari. Ketika sebagian orang di tempat lain merasa gerah, saya masih bisa menikmati hawa sejuk dan terpaan kabut. Terima kasih kepada Allah swt, sangat bersyukur atas nikmat yang tak kan pernah terperi.

Kabut merupakan istilah Geografi yang menyuratkan makna tentang uap air sebagai hasil kondensasi di dekat permukaan tanah yang terjadi karena peristiwa pendinginan udara. Kabut biasa terjadi pada saat senja, malam, dan pagi hari. Namun pada kesempatan ini saya hanya menceritakan kabut pagi yang juga disebut dengan kabut presipitasi. Salah satu pemicu proses kemunculan kabut pagi adalah kelembaban udara yang meningkat.

Kata guru sekolah saya dahulu, kabut terbentuk pada saat uap air dalam wujud gas mengalami kondensasi. Pada saat itulah, molekul-molekul yang terdapat di dalamnya akan menyatu dan menghasilkan titik-titik air yang melayang-layang di udara. Proses perubahan menjadi titik-titik air inilah yang menghasilkan kabut.

Apa pun makna dan bagaimana pun proses terbentuknya kabut secara alami dan ilmiah, bagi saya kabut itu sesuatu yang eksotis. Tak hanya dingin dan segar, tetapi juga indah dan romantis. Hal yang benar-benar patut disyukuri adalah, saya bisa menikmati dan merasakan terpaan kabut di depan rumah saat pagi hari dengan visibilitas beberapa meter saja. Bilamana matahari muncul, perlahan-lahan kabut pun menguap lalu pergi. Sekilas sketsa, di depan rumah saya adalah area persawahan yang luas menghampar, berbatasan dengan rimbun pepohonan di kejauhan. Pepohonan yang menjadi ciri khas vegetasi riparian di sepanjang Sungai Bango. Sungai yang membelah Kota dan Kabupaten Malang, sekaligus menjadi batas wilayah tersebut. Apabila cuaca cerah, tampak Gunung Arjuno di arah barat laut berpayung langit biru dan berselendang awan putih. Masha Allah, tabarakallah...

Makna Kosakata Teknis Menurut KBBI:

ka.but
⇢ Tesaurus

  1. a kelam; suram; tidak nyata
  2. n awan lembap yang melayang di dekat permukaan tanah
  3. n Geo uap air sebagai hasil kondensasi yang masih dekat dengan tanah yang terjadi karena peristiwa pemanasan atau pendinginan udara, biasanya menyebabkan jarak pandang di permukaan bumi berkurang
  4. n Min kombinasi beberapa macam gas yang terjadi di dalam tambang bawah tanah

at.mos.fer /atmosfèr/
bentuk tidak baku: atmosfir
⇢ Tesaurus

  1. n lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km (terutama terdiri atas campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lain)
  2. n satuan tekanan yang besarnya sama dengan tekanan udara pada permukaan laut (1,033 kg setiap cm²)
  3. n Sas suasana perasaan yang bersifat imajinatif dalam naskah drama yang diciptakan oleh pengarangnya

kon.den.sa.si /kondènsasi/

⇢ Tesaurus

  1. n Fis perubahan uap air atau benda gas menjadi benda cair pada suhu udara di bawah titik embun
  2. n Psi penggabungan dua ide atau lebih yang ada di bawah kesadaran dan muncul sebagai ide tunggal pada kesadaran

pre.si.pi.ta.si /présipitasi/

⇢ Tesaurus

  1. n Geo proses pengendapan, baik dari dalam larutan maupun dari udara permukaan ke permukaan bumi
  2. n Met kandungan kelembapan udara yang berbentuk cairan atau bahan padat, seperti hujan, embun, salju
  3. n percepatan, biasanya tiba-tiba dan tidak diharapkan

ri.pa.ri.an

⇢ Tesaurus

  • n tumbuhan yang hidup dan berkembang di tepi-tepi sungai

  •                                                   ***